Walhi Jabar : Sungai Cimanuk Tercemar Racun Zat Kimia Limbah Kulit, Ekosistem Ikan di Jatigede Beracun?

- 11 Juni 2024, 19:42 WIB
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar Wahyudin Iwang
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar Wahyudin Iwang /Robi Taufiq Akbar/Prianganinsider.com/

Priangan Insider - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar Wahyudin Iwang, mengatakan dua anak sungai dan induk sungai Cimanuk di Kabupaten Garut, sudah tercemar akibat zat kimia yang bersumber dari sentra penyamakan kulit di Sukaregang.

"Limbah kulit sukaregang seperti zat dan zat cair sudah sangat konflik. Bayangkan, peencemaran lingkungan yang diakibatkan penyamakan kulit Sukregang sudah terjadi selama 40 tahun yang lalu, sudah rusak lingkungan dan aliran sungainya," ujar Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Wahyudin Iwang, Selasa (11/6/2024) saat ditemui Prianganinsider.com disela-sela kesibukannya di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Wahyudin Iwang, menjelaskan, rusaknya lingkungan serta pencemaran terhadap dua anak sungai dan induk sungai Cimanuk, lebih disebabkan tidak taatnya pengusaha serta tidak adanya keseriusan pihak pemerintah dalam mencarikan solusi agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Fenomena di Bulan Juni, Antara Musim Kemarau Panjang atau Mulai Penghujan

"Kami melihat tidak taatnya para pengusaha penyamakan kulit Sukaregang, sehingga pencemaran lingkungan baik disekitar dan sungai Cimanuk. Kami menduga banyak pengusaha yang tidak memiliki izin serta melanggar aturan Undang-Undang 32 tahun 2009 Tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup," ucapnya.

Bukan saja masyarakat Kabupaten Garut yang akan terkenda dampak akibat pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh penyamakan kulit Skaregang, kata Wahyudin Iwang, zat kimia yang paling berbahaya tersebut sudah mencemari aliran sungai Cimanuk. Bahkan, aliran sungainya sudah keluar daerah Garut, termasuk ke Jatigede Kabupaten Sumedang.

"Jadi ekosistem yang ada di sungai Cimanuk, itu sudah berpotensi mengandung racun yang sangat membahayakan manusia. Ya, semuanya kang termasuk ekosistem yang ada di Jatigede Sumedang. Nah, ini yang sangat membahayakan manusia," tegasnya.

Baca Juga: Ustadz Firanda: Kurban yang Terbaik adalah dengan Ikhlas Kepada Allah

Ia juga menuturkan, dengan telah terjadinya pencemaran lingkungan yang disebabkan zat beracun dari penyamakan kulit Sukaregang, ikan yang ada di Jatigede Sumedang atau yang berada di aliran sungai Cimanuk Kabupaten Garut, sudah beracun dan membahaykan manusia.

Halaman:

Editor: Robi Taufiq Akbar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah